IN EVERY CORNER
Mengaplikasikan konsep desain interior idaman kita ternyata bukan pekerjaan yang mudah. Pasalnya, ada sejumlah tahapan proyek desain interior yang harus kita ikuti untuk mendapatkan hasil yang sesuai keinginan.
Menciptakan desain interior ternyata tidak cukup bermodal gambar desain estetik di Pinterest.
Lebih dari itu, kita harus mengukur kesesuaian desain dengan ruangan, bujet, dan lain-lain.
Maka dari itu, untuk mendesain interior ruangan yang memukau, diperlukan tenaga profesional yang sudah ahli di bidangnya.
Untuk mempelajari lebih lanjut, berikut adalah tahapan desain interior secara umum,
1. Briefing
Di tahap ini, calon klien akan mengungkapkan masalah dan keinginannya.
Setelah itu, desainer interior dan calon klien akan sama-sama brainstorming mengenai gambaran umum interior rumahnya.
2. Pengerjaan Desain
Setelah mengetahui kemauan klien, langkah selanjutnya adalah merancang desain.
Perancangan desain pun dibagi dalam dua tahap, yaitu membuat sketsa dan menggambar detailnya. Elemen yang harus terdapat dalam sketsa, di antaranya adalah:
– Outline plan
– Preliminary design
– Pengembangan desain
Sementara, pada tahap penggambaran detail, seorang desainer harus mencantumkan informasi detail dari sebuah gambar.
3. Pembuatan Gambar Kerja Dan RAB
Untuk merealisasikan desain interior yang telah dibuat, maka perlunya gambar kerja untuk sebagai acuan prosedur pengerjaan. Juga termasuk pembuatan RAB (Rencana Anggaran Biaya).
4. Kontruksi dan Instalasi
Setelah semua perlengkapan siap, maka selanjutnya proses melakukan konstruksi dan instalasi desain interior. Kepala proyek / mandor akan mengawasi agar pengerjaan sesuai dengan desain dan rancangan yang telah direncakan. Jangan sampai ditengah perjalanan ada perubahan yang tidak sesuai dan tentunya ini pasti akan mempengaruhi budget. Pemantauan harus selalu dilakukan, jika memang ada yang tidak sesuai maka seharusnya akan ada perundingan antara pihak yang bersangkutan.
5. Finishing
Tahapan terakhir dari tahapan desain interior adalah melakukan finishing. Setiap dari perencanaan yang dilakukan, perlu untuk dievaluasi. Bagaimana pekerjaannya, apakah sudah sesuai atau belum, apakah ada pengerjaan yang tertinggal dan belum terselesaikan dan lain lain. Kemudian setelah mengevaluasi secara detail, perlu untuk membicarakan soal perawatan atau pemeliharaan. Hal ini penting agar furniture awet dan tahan lama
Begitulah tahapan desain interior yang perlu diketahui. Jika Anda ingin merenovasi atau membuat interior ruangan Anda sehingga membuat Anda betah dan nyaman dalam ruangan, LUXOR bisa membantu Anda.
1. consult
2. concept
3. produce
4. install
5. finish